Penyambung Kabel

Apa pekerjaan orang macam ini? Menghubungkan kabel putus? Ah, bukan. Ini istilah yang saya pakai untuk menjelaskan middleman; seseorang yang berada di tengah, menyambungkan kabel yang terputus, diputus, atau memang belum tersambung sejak awal. Seorang teman saya pernah berkata, kurang lebih seperti ini,

Middleman is one who does everything and achieves nothing.

Kalau dihitung dari besarnya pikiran dan hasilnya, mungkin memang betul. Sebagai serorang perantara, saya harus mengenal betul pihak-pihak yang saya jembatani. Dalam penyampaian pesan pun saya juga selalu teliti sehingga apa yang harus disampaikan memang benar tersampaikan dan tidak terjadi salah paham. Selain membawa nama baik para pihak terkait, nama baik diri sendiri pun juga menjadi taruhan. Bayangkan jika saya salah mengartikan pesan dan membuat pertikaian terjadi atau semakin runcing.

Beberapa hal memang sebaiknya dikatakan sendiri, terutama hal-hal yang terkait dengan emosi. Cara individu mengartikan ungkapan emosi bisa berbagai macam dan ini yang perlu dihindari. Sulit kah? Memang. Seorang yang berpengalaman pernah melarang saya untuk menjadi perantara seperti ini.

Perantara bisa bersifat sementara atau permanen. Jarang sekali ditemukan perantara permanen. Umumnya perantara itu temporer. Ada yang bersifat penghubung dan ada pulang yang seperti petugas pos. Mereka yang seperti petugas pos tidak perlu diperjelas lagi. Mereka yang menjadi penghubung, biasanya hanya menghubungkan pihak-pihak yang terpisah saja. Setelah pihak-pihak ini terhubung, peran perantara ini bisa dikatakan usai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s